Cc fotoku hempelmann hildesheim online dating

Rated 4.85/5 based on 975 customer reviews

Namun karena kita bukan sedang balapan maka saya pun sesekali mencoba kemampuan rem ABS-nya. Jadi seharian itu kita gila-gilaan dari cuma foto-foto, makan-makan, dikasih uang belanja, juga bikin lomba kocak dengan hadiah , sedang tersesat di sekitaran Dago Utara. Jadi kami merasakan kepiawaian (peredam kejut) New March ini. Tak banyak cang-cing-cong, saya dan Ipi sepakat untuk kembali ke Jakarta sebelum Magrib. Subhannallah, harapan dan doa kami terkabul, jalan tol nampak lengang dan tidak terlalu ramai, kami tiba di Jakarta jam 17.15 WIB. Saya memacu hingga 140km/jam, walau masih mampu akselerasi, tapi koq saya khawatir mobil jadi oleng. Saat berangkat tanki kita hanya terisi 85% lalu selama jalan-jalan di Bandung lalu kembali ke Jakarta, sisa tangki kami hanya tinggal kurang dari 10%.

Bermaksud menghindari kemacetan Jalan Dago karena sedang ada Car Free Day, maka dengan bantuan GPS (bawa dari Jakarta) kita menyusuri jalan kecil menembus lembah-lembah. Nah, saat perjalanan pulang dari Bandung – Jakarta kami mengajak Mbak Ainun (@pasarsapi) dan Kika putrinya jadi penumpang, agar menambah dengan cc besar ternyata memang sangat terasa dalam hal akselerasi saat narik dan tenaga besar saat menanjak.

Itu yang saya pahami semenjak bisa beli motor sendiri (Tiger thn 1999-2001) dan coba bergabung dg komunitas yg masih juarang waktu itu.

Saya masih ingat kalau di jalan bertemu dengan sesama pengendara yang bertempelkan sticker apalagi juga pakai box, hati menjadi riang dan salam toet-toet bergantian.

Akan tetapi saya mendapat kesempatan menarik dari Nissan, yang beberapa waktu lalu melakukan Sabtu, pagi-pagi sekali..

kita diberi briefing tentang Nissan New March ini oleh pihak Nissan.

cc fotoku-11

cc fotoku-57

cc fotoku-85

cc fotoku-62

Asumsinya cc besar tidak terlalu dibutuhkan dalam perjalanan dalam kota.Pod tím vším naleznete diskuzní fórum kam můžete pokládat své otázky do živého vysílání.Kenapa disebut Rumah Liliput Cemprut karena memang rumahnya super keciiil, secumpiiilll, menthiiis kayak rumah Liliput :) Kalau boleh cerita sedikit (curhat deeeeng ;p) dari sebelum menikah aku sudah bercita-cita ingin tinggal di Jogja sampai tua, Alhamdulillahnya Pak Cemprut punya keinginan yang sama, maka berusahalah kami semampunya disini buat segera pindah ke Jogja :) Tapi ternyata jalan Tuhan nggak ada yang tau, atau memang usaha kami yang kurang besar buat mengejarnya, sampai sekarang kami blom juga dapat riski buat pindah ke Jogja :) Jogja jadi penyemangat aku berkarya, tapi terkadang malah berbalik menjadi beban, tinggal dikota saat ini, Tangerang, bikin aku semakin sebel setiap harinya kenapa aku masih juga tinggal disini :'( Setiap saat mengeluhkan ini itu kenapa aku tinggal di Tangerang, tapi lupa kalau ada banyak hal positif yang aku dapat disini.sebelum Idul Fitri tahun 2008 ini aku dapat kabar dari Tante Iin kalo Mbah Totok dapat hadiah Mercy dari Taplus BNI... Fotonya malah jadi Iklan BNI di Billboard pasar Gede Solo... Entah resiko kehujanan, kepanasan, ban bocor, motor dirampas dijalan, ditabrak angkot ugal2an, dan ribuan kemungkinan yang lain.

Leave a Reply